Select Hospital/Clinic
Denpasar Polyclinic Admission
  (0361) 3003030 (0361) 3004141
Fisioterapi

Kasih Ibu Hospital Denpasar kini melayani Fisioterapi

Senam Hamil

RS Kasih Ibu Denpasar menyelenggarakan program senam hamil.

Hemodialysis

Fasilitas Hemodialisa sudah tersedia di Kasih Ibu General Hospital Denpasar

CT Scan 16 Slices

Upgrade fasilitas CT Scan dari Single Slice menjadi 16 Slices


Hospitals & Clinic

Kasih Ibu Hospital Kedonganan.....

Kasih Ibu Hospital Tabanan.....





Subscribe to
Kasih Ibu Hospital Newsletters

 

Kehidupan Modern Bikin Budek


Photo Resource : thinkstock.

MP3 Player, Diskman, hingga Walkman dan seperangkat teknologi pemutar musik lain mungkin bukan hal asing saat ini. Orang dewasa bahkan tidak segan mengunjungi diskotik atau konser, yang menyuguhkan musik dengan suara keras. Selama lebih dari 100 tahun, kecanggihan teknologi pengeras suara telah merubah cara orang mendengarkan musik.

"Kehidupan Modern Bikin Budek" 

Padahal, mendengarkan musik dengan suara keras berpotensi menurunkan daya pendengaran hingga hilang sama sekali. Menurut World Health Organization (WHO), penyebab terbesar penurunan pendengaran adalah suara yang keras. Misalnya adalah suara di lokasi industri dan tempat kerja lain, serta musik yang keras.

Untuk membuktikannya, ilmuwan Inggris melakukan survei pada masyarakat dengan menguji pendengaran mereka secara online. Survei ini untuk menyelidiki apakah kehidupan modern telah membahayakan kemampuan mendengarnya. Riset yang dilakukan peneliti dari  Medical Research Council dan National Institute of Health Research ini, melibatkan banyak partisipan dari segala umur.

Para responden ditanya tentang kebiasaan dan kemampuannya mendengar dengan dilatari suara berisik. Riset juga menanyakan seberapa sering responden pergi ke konser atau diskotik, serta seberapa sering mendengarkan pemutar musik, seperti diskman, walkman, dan MP3 Player selama beberapa waktu. Selain itu, ada pertanyaan yang lebih spesifik, misal, “Seberapa sering masalah pendengaran mengganggu aktivitas keseharian ?”.

Menurut pimpinan riset, Michael Akeroyd, dari MRC Institute of Hearing Research, kebanyakan riset masalah pendengaran hanya fokus pada musisi yang terus terpapar suara keras. “Hanya sedikit yang diketahui masyarakat tentang efek kumulatif mendengar musik keras selama beberapa waktu. Tujuan utama riset adalah mengetahui ada tidaknya hubungan antar keduanya, termasuk di masyarakat umum,” kata Akeroyd.

Hasilnya, satu dari enam orang dewasa di Inggris mengalami penurunan tingkat pendengaran. Bahkan menurut riset dalam International Journal of Audiology, di Inggris jumlah orang dewasa yang mengalami masalah pendengaran semakin banyak  tiap tahunnya. Kenaikan diperkirakan sebesar 12 persen pada dua dekade terakhir dan cenderung makin besar.

Namun menurut peneliti, masih belum jelas apakah mendengarkan musik dengan keras berperan penting dalam penurunan daya pendengaran. Hal ini dikarenakan ada kemungkinan dari suara keras lain, seperti pabrik, yang berpotensi mendengarkan suara pendengaran.

Meski begitu, suara keras saat mendengar musik menjadi ancaman nyata penurunan hingga hilangnya kemampuan mendengar. Efek ini sekaligus mendasari pentingnya melindungi dan mengamankan pendengaran.

Menurut chief executive kegiatan ini, Paul Breckel, masalah pendengaran sebetulnya tidak hanya dihadapi kaum lansia. Rusaknya pendengaran juga tidak bisa dikembalikan seperti semula.

“Saat ini generasi muda cenderung menyukai efek dari suara musik yang cukup keras, seperti pada klub malam atau konser. Keduanya biasanya memiliki kekuatan suara hingga 20-30 desibel di atas ambang aman. Padahal bila pendengaran sampai bermasalah tidak hanya kenikmatan mendengar musik yang terganggu, tapi juga berisiko menimbulkan pengangguran, isolasi, hingga dementia,” kata Breckel.

(Dikutip dari Kompas.com. Selasa, 24 Desember 2013)

 
Other Article
July 27, 2015 : Terapi Pola Hidup Sehat Healthy Lifestyle pada Diabetes Mellitus Tipe 2 Diet dan Aktivitas Fisik
July 23, 2015 : Berhubungan Intim Saat Hamil Muda, Tidak Berbahaya
July 23, 2015 : Penanganan Nyeri Pinggang
July 14, 2015 : Tetap Tenang Jika ANAK KEJANG DEMAM
May 08, 2015 : Telapak Tangan Berkeringat Tanda Penyakit Jantung?
   

Find Doctor
Specialist

Feedback
Name
Email Address
Comments
See All Feedback

 


Kasih Ibu Hospital
Home
News
Event
Article
Contact Us
Career
Facilities
Diagnostic Support Unit
ICU & ICCU
Radiology
International Division
Medical Checkup
Polyclinic
Emergency 24 Hour
FLOW OUTPATIENT
HOSPITAL PATIENT FLOW
Statistic
Visitor Today: 199
Total Visitors : 194189
Hits Today : 618
Total Hits : 911164
Online Visitors: 1
Contact Us
Denpasar
Jl. Teuku Umar 120 Denpasar Bali, Indonesia 80114
(0361) 3003030
-
-
Email : care@kasihibuhospital.com
Corporate Inquiry : ccr@kasihibuhospital.com

Copyright © 2009 - 2013 Kasih Ibu Hospital - Patient Safety and Service Excellence Is Our Priority  
Follow us on